Rabu, 09 Desember 2015
Senin, 16 November 2015
PASAR MONOPOLI
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Banyak dari kita yang tidak bisa mendefinisikan apa itu pasar monopoli. Kegiatan monopoli sendiri terkadang kita jumpai di suatu negara.bahkan ada juga yang menerapkan kegiatan monopoli di dalam suatu pasar. Kegiatan tersebut juga sangat berpengaruh pada perekonomian di suatu negara.
Akhir-akhir ini, berita hukum ekonomi ditandai dengan pro dan kontra tentang monopoli dan persaingan tidak sehat lainnya.Tak bisa dibantah lagi bahwa undang-undang larangan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat itu perlu karena kita tidak ingin perekonomian negara ini hanya dikuasai oleh pengusaha yang memiliki sistem pasar yang monopolistis dan persaingan tidak sehat lainnya.
Struktur pasar yangdemikian itu tidak hanya merugikan mekanisme pasar, yang seharusnya dituntut oleh kompetensi yang sehat, tetapi juga akan merugikan pengusaha kecil dan terlebih lagi bagi konsumen. Konsumen merasakan dampak yang sangat dominan ketika harga yang ditawarkan para monopolis terlalu tinggi sedangkan produk tersebut sangat dibutuhkan. Dalam jangka panjang, bila semua ini tidak diatasi sedini mungkin maka struktur perekonomian kita akan diwarnai dengan kesenjangan yang tajam dan tidak sehat. Untuk itu perlu sekali adanya campur tangan pemerintah dalam mengatur pasar monopoli ini..
B. RUMUSAN MASALAH
Dari pembahasan diatas dapat diambil beberapa rumusan masalah diantarannya :
1. Apa Pengertian Pasar Monopoli ?
2. Apa Ciri-ciri Pasar Monopoli ?
3. Apa yang menjadi Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Pasar Monopoli ?
4. Apakah Kelebihan dan Kelemahan Pasar Monopoli ?
5. Bagaimanakah Kebijakan Pemerintah Terhadap Pasar Monopoli ?
C. TUJUAN
Dari uraian diatas dapat diketahui beberapa tujuan diantaranya :
1. Mengetahui Pengertian dari Pasar Monopoli
2. Mengetahui Ciri-ciri Pasar Monopoli
3. Mengetahui Faktor-faktor terjadinya Pasar Monopoli
4. Mengetahui Kelebihan & Kekurangan Pasar Monopoli
5. Mengetahui Kebijakan Pemerintah terhadap Pasar Monopoli
BAB II
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN PASAR MONOPOLI
Secara etimologi, kata “Monopoli” berasal dari kata Yunani yaitu ‘Monos’ yang berarti sendiri dan ‘Polein’ yang berarti penjual. Dari akar kata tersebut secara sederhana orang lantas memberi pengertian monopoli sebagai suatu kondisi dimana hanya ada satu penjual yang menawarkan (supply) suatu barang atau jasa tertentu.
Secara harfiah, "penjual tunggal." Sebuah situasi di mana satu perusahaan atau individu memproduksi dan menjual seluruh output dari beberapa barang atau jasa yang tersedia dalam pasar tertentu. Jika tidak ada pengganti dekat untuk barang atau jasa yang bersangkutan, monopoli akan dapat menetapkan kedua tingkat output dan harga pada tingkat tertentu untuk memaksimalkan keuntungan tanpa khawatir tentang menjadi melemahkan oleh pesaing (setidaknya dalam jangka pendek berjalan).
B. CIRI-CIRI PASAR MONOPOLI
Pasar monopoli memiliki ciri-ciri yang sangat bertentangan dengan ciri-ciri yang dimiliki oleh pasar persaingan sempurna. Adapun ciri-ciri pasar monopoli adalah sebagai berikut:
1) Di dalam pasar monopoli hanya terdapat satu penjual. Barang atau jasa yang dihasilkan hanya dapat dibeli di pasar monopoli, tidak tersedia di tempat lain.
2) Jenis barang yang diproduksi atau dijual tidak ada barang penggantinya, nosubstituties yang mirip. Barang yang dihasilkan merupakan satu-satunya dan jenis barang tersebut tidak dapat digantikan oleh barang lainnya.
3) Adanya hambatan atau rintangan atau barriers bagi perusahaan baru yang akan masuk ke dalam pasar monopoli. Hambatan ini merupakan faktor kuat mengapa pasar monopoli terbentuk. Hambatan dapat berupa legalistas yaitu dibatasi oleh undang-undang, hambatan teknologi yaitu teknologi yang digunakan sangat tinggi sehingga barang sulit ditiru, atau hambatan modal yaitu perlunya modal besar dalam memproduksi barang sejenis.
4) Pelaku pasar monopoli dapat menentukan harga barang sesuai keinginannya. Namun demikian, Penjual ini tidak mempengaruhi harga dan output dari produk lain yang dijual atau ditawarkan dalam perekonomian.
5) Sifat monopolinya menyebabkan Perusahaan tidak memerlukan promosi atau iklan dalam memasarkan produknya. Tidak ada barang alternatif atau penggantinya menyebabkan pembeli terpaksa membeli hasil produksi dari perusahaan monopoli.
C. FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA PASAR MONOPOLI
Terdapat tiga faktor yang dapat menyebabkan wujudnya pasar (perusahaan) monopoli.Ketiga faktor tersebut adalah:
1. Perusahaan Monopoli Memiliki Suatu Sumber Daya yang Unik dan Tidak Dimiliki oleh Perusahaan Lain.
Salah satu sumber penting dari adanya monopoli adalah pemilikan suatu sumber daya yang unik (istimewa) yang tidak dimiliki oleh orang atau perusahaan lain. Perusahaan air minum di suatu kota adalah salah satu contoh lain dari kekuasaan monopoli yang memiliki sumber daya yang unik.
2. Perusahaan Monopoli pada Umumnya Dapat Menikmati Skala Ekonomi (Economies of Scale) hingga ke Tingkat Produksi yang Sangat Tinggi.
3. Monopoli ada dan berkembang melalui UU yaitu pemerintah memberi hak monopoli kepada perusahaan tersebut.
D. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PASAR MONOPOLI
a. Kelebihn Pasar Monopoli diantaranya :
- memotivasi penggunaan dan inovasi baru dari teknologi, dengan tujuan biaya per unit dapat ditekan sehingga keuntungan dapat ditingkatkan.
- meningkatkan produksi secara masal dan meningkatkan produktivitas, sehingga status sebagai pemegang monopoli dapat dipertahankan.
- kesejahteraan karyawan relatif lebih baik.
b. Kekurangan Pasar Monopoli
- Ketidakadilan, karena monopoli memperoleh keuntungan di atas keuntungan normal.
- Jumlah produksi ditentukan oleh monopolis sesuai dengan keuntungan yang ingin diperolehnya.
- memproduksi output pada tingkat lebih rendah dari pada output kompetitif (yang sesuai dengan permintaan konsumen).
- mengenakan harga lebih tinggi dari pada harga kompetitif.terjadi eksploitasi monopolis terhadap pemilik faktor produksi dan konsumen.
E. KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP PASAR MONOPOLI
Kebijakan pemerintah untuk mengatasi anti monopoli adalah :
1. Membatasi ruang gerak monopolis dengan adanya campur tangan pemerintah dalam produksi dan harga.
2. Melakukan regulasi ekonomi terhadap monopoli bila kemunculannya tidak dapat dihindari lagi
3. Kebijakan anti-trust yang berupaya mencegah monopolis atau penyalahgunaan antikompetitif 4. Pengenaan Pajak
I. CONTOH PERUSAHAAN PELAKU MONOPOLI TERHADAP PASAR
a) Profil Perusahaan
PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk adalah perusahaan telekomunikasi dan penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi di Indonesia. Telkom adalah salah satu perusahaan BUMN dibidang telekomunikasi, bahkan bisa dibilang satu-satunya sejak privatisasi saham BUMN indosat. Telkom juga merupakan salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar dengan pelanggan telepon tetap sebanyak 15 juta pelanggan dan pelanggan telepon seluler sebanyak 50 juta pelanggan. Saham telkom saat ini mayoritas dimiliki oleh Pemerintah Indonesia 51,19% dan oleh publik sebesar 48,81%. Sebagai perusahaan publik, saham Telkom diperdagangkan di beberapa bursa saham, yaitu Bursa Saham Indonesia (IDX, TLKM), Bursa Saham London (LSE, TKID), Bursa Saham New York (NYSE, TLK) dan Bursa Saham Tokyo.
Sejarah dari PT. Telkom bermula dari era kolonial, pada tahun 1882 didirikan perusahaan penyedia jasa layanan pos dan telegraf. Layanan ini diberi nama dalam jawatan Post Telefgraf Telefoon (PTT). Pada tahun 1961, status jawatan diubah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Kemudian pada tahun 1965, PN Postel dipecah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos & Giro) dan Perusahaan Negara Telekomunikasi. Kemudian pada tahun 1974, PN Telekomunikasi diubah namanya menjadi Perusahaan Umum Telekomunikasi (Perumtel), yang menyelenggarakan jasa telekomunikasi nasional maupun internasional. Pada tahun 1991 perumtel berubah menjadi Prusahaan Perseroan (persero) Telekomunikasi Indonesia berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1991.. Pada tanggal 14 Novemer 1995 dilakukan Penawaran Umum Perdana saham Telkom. Sejak saat itu saham Telkom tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ), Bursa Efek Surabaya (BES), Bursa saham New York (NYSE) dan Bursa Saham London (LSE).
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Pasar monopoli adalah suatu bentuk pasar dimana hanya terdapat satu perusahaan saja. Dan perusahaan ini menghasilkan barang yang tidak mempunyai barang pengganti yang sangat dekat. Atau bisa disebut suatu pelaku usaha atau penjual yang menjadi pusat kekuatan ekonomi yang mengakibatkan dikuasainya produksi dan atau pemasaran atas barang dan jasa tertentu sehingga menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan dapat merugikan kepentingan umum. Dan juga telah ada larangan monopoli pada Undang-undang Republik Indonesia Nomor 5 tahun 1999 Tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan dan persaingan usaha yang tidak sehat serta merugikan orang banyak.
Selepas dari larangan dari monopoli ada juga monopoli yang tidak dilarang yaitu, Monopoli by Law & Monopoli by License, meskipun begitu nyatanya ini juga kurang efektif dan bertentangan dengan teori ekonomi klasik dan hukum syariat islam.
Sumber :
http://intanchiechielita.blogspot.co.id/2014/11/makalah-pasar-monopoli.html
https://munikasulistiawati.wordpress.com/2014/08/30/makalah-pasar-monopoli/
http://ekonomi-kelasx.blogspot.co.id/2014/10/kelemahan-dan-kelebihan-pasar-monopoli.html
http://www.ilmuku.com/file.php/1/Simulasi/mp_302/materi3.html
Tugas Ekonomi Mikro
Nama : Galih
Kelas : 306C (Sabtu)
Kamis, 15 Oktober 2015
Strategi Penguatan Ekonomi Mikro
I. Latar Belakang
Saat ini kegiatan pemasaran mempunyai peranan yang sangat penting dalam dunia usaha. Istilah pemasaran ini kadang-kadang diartikan sama seperti istilah penjuala, perdagangan, dan konstribusi. Pada kenyataannya pemasaran adalah konsep yang menyeluruh sedangkan istilah yang lain tersebut hanya merupakan satu bagi satu kegiatan dalam sistem pemasaran secara keseluruhan. Proses pemasaran itu terjadi atau dimulai sejak sebelum barang-barang diproduksi.
Pemasaran adalah sebuah proses dalam memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran.
Manajemen pemasaran merupakan salah satu kunci utama dalam suatu perusahaan untuk dapat bersaing dengan perusahaan lain
II. Strategi Pemasaran Usaha Mikro Ekonomi & Menengah
Untuk menyusun strategi pemasaran kita harus memahami dulu apa yang dimaksud dengan konsep pemasaran/marketing. Konsep marketing merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam menjalankan sebuah usaha. Baik peluang usaha baru maupun usaha yang telah lama dirintis, baik usaha kecil maupun usaha yang telah berkembang sekalipun. Semuanya membutuhkan konsep marketing untuk mengembangkan usaha yang dijalankan. Berbicara tentang konsep marketing, maka sesungguhnya kita sedang membicarakan bagaimana strategi pemasaran produk yang kita jual.
Hal itu pulalah yang dihadapi oleh usaha kecil yang saat ini banyak bermunculan. Merencanakan strategi pemasaran yang tepat untuk menarik minat konsumen pada usaha kecil masih sangatlah sulit. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha kecil tentunya dengan fokus strategi pemasaran.
Dengan terbatasnya anggaran marketing yang dimiliki usaha kecil, bukan berarti menjadikan usaha kecil kalah dengan usaha skala besar. Untuk itu kita harus lebih kreatif dengan anggaran biaya yang minim untuk menghasilkan strategi pemasaran yang tepat. Berikut beberapa cara untuk mengoptimalkan pemasaran dengan anggaran terbatas :
Bekerjasama dengan pengusaha atau rekan untuk pemasangan iklan
Mencoba mengirimkan penawaran produk kepada pelanggan serta memberikan potongan harga untuk paket pembelian tertentu.
Perkenalkan produk dan usaha melalui media gratis, hal ini akan membantu pencarian para konsumen tentang produk yang di tawarkan. Misalnya saja publikasi melalui internet.
Libatkan lingkungan yang ada disekitar usaha, dalam salah satu kegiatan yang usaha dilaksanakan. Ini dapat dijadikan sebagai salah satu cara publikasi gratis kepada masyarakat sekitar.
Selain itu beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyusun strategi pemasaran yaitu sebagai berikut :
1. Konsistensi
Dengan adanya konsistensi terhadap semua area marketingnya, dapat membantu mengurangi biaya marketing dan meningkatkan efektivitas penciptaan merek.
2. Perencanaan
Perencanaan konsep pemasaran yang akan dijalankan usaha kecil sangat mempengaruhi banyaknya pelanggan yang diperoleh. Oleh karena itu luangkan waktu untuk merencanakan strategi pemasaran, anggaran pemasaran, serta konsep lainnya yang berhubungan dengan pemasaran.
3. Strategi
Strategi merupakan dasar untuk kelanjutan kegiatan pemasaran yang telah direncanakan, misalnya siapa target pasar, bagaimana usaha kecil membidik pelanggan, dan bagaimana cara menjaga konsumen yang ada sebagai pelanggan tetap.
4. Target Market
Mendefinisikan secara tepat pangsa pasar yang dituju, dengan memilih satu atau lebih dari segmen pasar yang akan dimasuki. Target pasar yang jelas akan membuat konsep pemasaran lebih mudah dilaksanakan.
5. Anggaran
Menghitung anggaran pemasaran merupakan bagian yang berat dan membutuhkan keakuratan hasil hitungan. Dari anggaran yang dibuat, dapat dipersiapkan dana yang akan dibutuhkan untuk pemasaran. Biasanya usaha kecil membuat anggaran dengan tidak terlalu akurat, sehingga terjadi pemborosan.
6. Bauran Pemasaran
Bauran Pemasaran biasanya dijelaskan sebagai produk, harga, tempat, dan promosi. Sebagai pengusaha kecil, perlu memutuskan dengan spesifik produk (atau jasa), harga yang sesuai, dimana dan bagaimana Anda akan mendistribusikan produk Anda, dan bagaimana orang lain dapat mengetahui tentang produk yang ditawarkan.
7. Website
Saat ini bisnis apapun termasuk usaha kecil usahakan memiliki website, karena hampir 60% konsumen datang dari informasi dari internet. Sehingga informasi produk melalui website pun sangat mendukung peningkatan jumlah pelanggan yang tertarik dengan produk Anda.
III. PERILAKU PASAR
Perilaku pasar adalah pola kebiasan pasar meliputi proses (mental) pengambilan keputusan serta kegiatan fisik individual atau organisasional terhadap produk tertentu, konsisten selama periode waktu tertentu. Kegiatan-kegiatan perilaku meliputi tindakan penilaian, keyakinan, usaha memperoleh, pola penggunaan, maupun penolakan suatu produk.
IV. PERILAKU KONSUMEN
Perilaku konsumen adalah proses yang dilalui oleh seseorang/ organisasi dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan membuang produk atau jasa setelah dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhannya. Perilaku konsumen akan diperlihatkan dalam beberapa tahap yaitu tahap sebelum pembelian, pembelian, dan setelah pembelian. Pada tahap sebelum pembelian konsumen akan melakukan pencarian informasi yang terkait produk dan jasa. Pada tahap pembelian, konsumen akan melakukan pembelian produk, dan pada tahap setelah pembelian, konsumen melakukan konsumsi (penggunaan produk), evaluasi kinerja produk, dan akhirnya membuang produk setelah digunakan.Atau kegiatan-kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan menggunakan barang dan jasa termasuk di dalamnya proses pengambilan keputusan pada persiapan dan penentuan kegiatan-kegiatan tersebut.
MANFAAT MEMPELAJARI PERILAKU KONSUMEN
Dalam pasar yang semakin intensif tingkat persaingannya, tuntutan konsumen yang semakin tinggi dan sangat ingin diperlakukan secara khusus, pemahaman akan konsumen begitu tinggi. Untuk itu sangatlah dibutuhkan pengetahuan tentang perilaku konsumen demi memuaskan konsumen dan memenangkan persaingan.
Pemahaman terhadap perilaku konsumen sangat bermanfaat untuk kepentingan penyusunan strategi dan bauran pemasaran. Melalui pemahaman terhadap psikografis konsumen dan juga perilaku penggunaan, pemasar dapat melakukan segmentasi berdasarkan variabel tersebut. Berdasarkan sikap konsumen, pemasar dapat menyusun strategi promosi, khususnya iklan secara tepat
V. CONTOH USAHA MIKRO
Sukses Bisnis Usaha Modal Kecil Rp 30ribu – Awal Usaha
Hariati, owner dari produk ini menuturkan bahwa ia memulai usahanya dari modal Rp30 ribu. Dana itu ia gunakan untuk membuat produk cokelat stick, dari bahan dasar 1 kg cokelat yang dicampur dengan susu.
Olahan cokelat khas Makassar dapat dijumpai di Jalan Sungai Saddang Baru Lr Berkah, Makassar. Nama mereknya Makalate. Merupakan anonim dari Makassar Chocolate. Ini produk lokal dengan bahan dasar kakao langsung dari Tanah Luwu.“Kami mulai usaha ini 2008 lalu. Saat itu kita berpikir usaha pembuatan cokelat stick adalah bisnis yang paling potensial,” ungkapnya seperti dilansir Harian Fajar.
Dasar pertimbangannya kata Ati, demikian ia disapa adalah bahan dasar cokelat atau kakao sangat mudah ditemukan di Makassar. Cokelat juga merupakan komoditi andalan di Sulsel, hingga bahan baku menurut dia tidak susah dan juga tidak mahal.
“Lalu kami juga pikir cokelat adalah produk yang disukai semua kalangan. Akhirnya saya banyak membaca dan nonton program kuliner di televisi,” paparnya.
Berdua dengan sang adik, Ati mulai membuat cokelat stick yang kemudian di pasarkan ke sekolah di sekitar rumahnya. Per hari, dari 1 kg cokelat ia mampu memproduksi 65 cokelat stick dengan harga Rp800 per batang. Contoh Sukses Bisnis Usaha Modal Kecil Rp 30ribu – harga dan omset
“Omzet per hari sekitar Rp52.000 saat itu. Dari hasil penjualan, kami mulai menambah produksi. Dari sekolah lalu ke beberapa warung atau toko kelontongan. Sampai usaha ini berkembang dengan total produksi 40-50 kg cokelat per hari, dan omzet Rp500 ribu,” ungkap Ati. Contoh Sukses Bisnis Usaha Modal Kecil Rp 30ribu – variasi produk
Sejalan dengan ini, sisi permodalan mulai mendapat dukungan. Usaha Makalet mulai dilirik perbankan. BRI memberi bantuan melalui KUR. Kini Makalate tidak lagi memproduksi cokelat stick saja, tapi juga candy, lolipop, dan cokelat isian. Setiap tahun, usaha ini mewakili Sulsel di Pekan Raya Jakarta (PRJ) sebagai UMKM andalan.
“Dari sini kami mau memberi motivasi bahwa tidak susah untuk memulai usaha. Tidak harus butuh modal besar. Hal utama yang harus ada adalah kemauan, lalu tekun dan tidak mudah putus asa,” lugas Ati. VI. Kesimpulan
Dari pembahasan ini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa pemasaran merupakan kegiatan pemasar untuk menjalankan bisnis guna memenuhi kebutuhan pasar dengan barang dan jasa, menetapkan harga, mendistribusikan, serta mempromosikannya melalui proses pertukaran atau timbal balik agar mencapai tujuan perusahaan. Dalam pemasaran diperlukan juga teknik penjualan untuk menentukan strategi yaitu menentukan kebutuhan dan keinginan pelanggan, memilih pasar sasaran khusus, menetapkan posisi pasar, menempatkan strategi penjualan dalam persaingan, dan barulah memilih strategi penjualan yang paling tepat.
SUMBER :
http://rindiehan.blogspot.co.id/2011/11/strategi-pemasaran-produk-untuk-usaha.html
https://srinurdianti26.wordpress.com/2013/10/19/konsep-pemasaran-dan-strategi-pemasaran/
http://tips-cara.info/contoh-sukses-bisnis-usaha-modal-kecil-rp-30ribu-makalate/
https://taniosutrisno.wordpress.com/2014/09/25/perilaku-konsumen-teori-ciri-ciri-dan-manfaat-perilaku-konsumen/
http://farinaseftiani.blogspot.co.id/2014/05/perilaku-pasar.html
Nama : Galih Purnama
Mata Kuliah : Pengantar Ekonomi Mikro
Kelas : 306C
Semester : 1 (Satu)
Langganan:
Postingan (Atom)