KETAHANAN EKONOMI INDONESIA DI SEKTOR MIKRO
Indonesia, negara dengan belasan ribu pulau, merupakan negara dengan sejuta peluang dan tantangan ekonomi. Indonesia meiliki potensi ekonomi yang sangat banyak. Dimulai dari demografi Indonesia, penduduk yang berjumlah lebih dari 200 juta jiwa, merupakan pasar domestik yang luas. Jumlah penduduk muda yang merupakan representasi dari usia produktif. Di tahun ini juga, peringkat Human Development Index Indonesia juga naik sehingga Indonesia saat ini menjadi negara yang termasuk dalam jajaran indeks pembangunan manusia menengah. Dari sisi manusia atau tenaga kerja, Indonesia memiliki peluang.
Dari sisi sumber daya, Indonesia juga memiliki kekayaan sumber daya
yang begitu besar. Dari sisi ketersediaan sumber daya energi, Indonesia
memiliki cadangan batu bara yang sangat besar, yaitu 19,3 miliar ton.
Jumlah tersebut mengamankan cdangan energi Indonesia untuk jangka waktu
yang lama dan memberikan kemudahan bagi Indonesia untuk diversifikasi
energi. Laut Indonesia juga begitu luas, di dalamnya terkandung sumber
pangan ikan yang begitu banyak, sumber daya energi berupa panas bumi,
dan potensi pariwisata yang besar. Alam Indonesia yang membentang luas
dari sabang sampai merauke merupakan potensi yang tiada habisnya pula.
Hutan yang begitu luasnya dan kekayaan hasil bumi Indonesia. Itu semua
merupakan rahmat dari Tuhan untuk warga Indonesia.
adapun sumber daya air tawar yg akhir-akhir ini cukup menggiurkan adalah beternak lele yang memang tak perlu memakai modal yg besar dan lahan yg cukup luas tapi dapat membuahkan hasil.
adapun sumber daya air tawar yg akhir-akhir ini cukup menggiurkan adalah beternak lele yang memang tak perlu memakai modal yg besar dan lahan yg cukup luas tapi dapat membuahkan hasil.
Ternak Lele merupakan usaha kecil yang bisa di jalankan dengan modal yang seadanya. Saat anda tidak memiliki modal untuk membuat kolam tanah yang permanen serta tidak memiliki lahan luas, maka anda bisa menggunakan kolam terpal untuk menjalankan usaha modal kecil budidaya lele. Namun, jangan salah, keutungan dari usaha ini bisa mencapai jutaan rupiah sertiap bulannya.
Ternak Lele merupakan usaha kecil yang bisa di jalankan dengan modal yang seadanya. Saat anda tidak memiliki modal untuk membuat kolam tanah yang permanen serta tidak memiliki lahan luas, maka anda bisa menggunakan kolam terpal untuk menjalankan usaha modal kecil budidaya lele. Namun, jangan salah, keutungan dari usaha ini bisa mencapai jutaan rupiah sertiap bulannya.
Ternak lele dengan kolam terpal telah banyak di lakukan oleh para petani. Penggunaan kolam terpal sebagai media hidup lele memiliki beberapa keuntungan diantaranya adalah :
1. Mudah
Menggunakan media kolam terpal ternyata lebih mudah. Dalam sehari, atau bahkan kurang dari sehari anda bisa membuat kolam terpal sederhana. Selain itu, pembuatan kolam terpal tidak terlalu menguras tenaga.
2. Hemat
Karena hanya menggunakan bambu dan terpal, kolam terpal untuk ikan lele tidak membutuhkan modal besar. Kisaran modal tergantung usaha anda, berapa ukuran kolam yang ingin di buat serta berapa kolam yang ingin anda miliki.
3. Lebih terkontrol
Pemeliharaan lele dalam kolam terpal akan lebih mudah dalam pengontrolan terutama masalah hama dan penyakit. Anda bisa menghindarkan lele dari berbagai hama dan penyakit. Juga lebih mudah dalam mengontrol suhu, cuaca dan intensitas air.
4. Lebih Fleksibel
Dengan kolam terpal, anda bisa membuat kolam untuk tenak lele sesuai dengan lahan dan kekuatan modal anda. Sehingga anda akan lebih mudah mengelola usaha anda dan tidak akan terkendala oleh permodalan.
5. Memudahkan pembersihan
Saat anda membersihkan kolam terpal, anda tidak akan menjumpai kesulitan. Anda tinggal mencuci terpal tersebut dan hasilnya akan bersih dengan mudah.
Analisa Usaha Ternak Lele Dalam Kolam Terpal Biaya investasi
1. 2 buah terpal ukuran 2 x 65.000 : @Rp. 130.000,- Rp. 300.000,-
2. Bambu : Rp. 50.000,-
3. Paku 1 kg : Rp. 10.000,
Jumlah Rp. 360.000,-
Biaya Produksi
Bibit/benih 2000 ekor @Rp.2500,- Rp. 500.000,-
Pakan : Pakan Cacing Sutra 10 kg @Rp 6.000,- Rp. 60.000,
Pakan / pelet 2Bal @Rp. 190.000,- Rp. 380.000,-
Biaya obat/lain-lain Rp. 50.000,-
Jumlah modal operasional Rp. 990.000,-
Jumlah modal awal = Rp. 1.350.000
Modal awal hanya di keluarkan pada saat pertama memelihara ikan lele, untuk masa pemeliharaan selanjutnya berarti setiap bulannya anda hanya mengeluarkan uang sebesar Rp. 990.000,-
Pendapatan Usaha Ternak lele Dengan Kolam terpal
Kisa Asumsikan total lele yang dapat di penen adalah 500 Kg dengan kematian sebesar 10 %.
Harga ikan lele = Rp. 10.000/kg (harga bisa berubah sewaktu-waktu)
500 X 10.000 = Rp. 5.000.000,-
Total Keuntungan bersih : Rp. 5.000.000 - Rp. 1.350.000,- = Rp. 3. 650.000,- ( Panen Pertama )
Untuk pemeliharaan lele ke dua dan seterusnya maka keuntungannya adalah
Rp. 5.000.000 - Rp.990.000,- = Rp. 4.010.000,-
Selain usaha pembesaran ikan lele, anda juga bisa mencoba untuk menjalankan usaha pembenihan. Di beberapa kota di Indonesia, para petani lele menjual benih lele dalam ukuran gelasan, ukuran 1-2, ukuran 2 -3, ukuran 4 - 6 dst.
Anda bisa menjualnya dalam berbagai ukuran terserah anda, dan tentu akan membuat anda lebih mudah dalam mendapatkan hasil sehingga usaha ternak lele dalam kolam terpal akan membuat anda lebih cepat mendapatkan keuntungan
Ternak Lele merupakan usaha kecil yang bisa di jalankan dengan modal yang seadanya. Saat anda tidak memiliki modal untuk membuat kolam tanah yang permanen serta tidak memiliki lahan luas, maka anda bisa menggunakan kolam terpal untuk menjalankan usaha modal kecil budidaya lele. Namun, jangan salah, keutungan dari usaha ini bisa mencapai jutaan rupiah sertiap bulannya.
